Penguatan Demokrasi dan Pendidikan Jadi Fokus Diskusi Bawaslu Mamasa Bersama Tokoh Pendidik
|
Bawaslu Kabupaten Mamasa –Dalam rangka memperkuat partisipasi masyarakat serta menghimpun masukan dari berbagai elemen strategis terkait penyelenggaraan Pemilihan Umum, Bawaslu Kabupaten Mamasa melaksanakan kegiatan diskusi bersama tokoh pendidik, Drs. Yusuf Rantetandung, MM, pada Sabtu (25/07/2026).
Kegiatan yang berlangsung secara dialogis tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Mamasa, Rustam, SH., MM., MH, sebagai bagian dari upaya Bawaslu dalam membangun komunikasi dan sinergi dengan berbagai unsur masyarakat guna memperoleh pandangan dan masukan konstruktif terkait pelaksanaan demokrasi dan Pemilu yang berkualitas.
Dalam kesempatan tersebut, Drs. Yusuf Rantetandung, MM menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya penyelenggaraan Pemilu yang mampu menghasilkan pemimpin dan wakil rakyat yang memiliki komitmen kuat terhadap pembangunan sumber daya manusia, khususnya di sektor pendidikan.
Menurutnya, Pemilu ke depan diharapkan dapat menghasilkan pemerintahan yang baik, baik pada lembaga eksekutif maupun legislatif, yang memberikan perhatian serius terhadap pengembangan pendidikan di Indonesia pada seluruh jenjang pendidikan. Ia menegaskan bahwa sejarah telah membuktikan kemajuan suatu negara sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dimiliki oleh seluruh warga negaranya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa kualitas sumber daya manusia tidak dapat dipisahkan dari keberadaan sistem pendidikan yang maju dan berkualitas. Oleh karena itu, institusi pendidikan harus mendapatkan dukungan yang optimal dari pemerintah sebagai pemegang kebijakan agar mampu mencetak generasi yang kompeten, berintegritas, dan mampu bersaing di era global.
Ketua Bawaslu Kabupaten Mamasa, Rustam, SH., MM., MH, menyampaikan apresiasi atas pandangan dan masukan yang diberikan oleh tokoh pendidik tersebut. Menurutnya, keterlibatan tokoh masyarakat dan tokoh pendidikan dalam memberikan perspektif mengenai arah pembangunan bangsa melalui proses demokrasi merupakan bagian penting dalam mewujudkan Pemilu yang berintegritas dan berkualitas.
“Bawaslu terus berupaya membuka ruang dialog dengan berbagai elemen masyarakat untuk mendapatkan masukan yang konstruktif terkait penyelenggaraan Pemilu. Perspektif dari kalangan pendidik menjadi sangat penting karena pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun kesadaran demokrasi dan kualitas sumber daya manusia,” ujar Rustam.
Penulis dan Foto : Humas Bawaslu
Editor : Humas Bawaslu