Membaca Regulasi Jadi Bekal Utama dalam Menjalankan Tugas Pengawasan Pemilu
|
Bawaslu Kabupaten Mamasa – Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Mamasa, Edison, mengajak seluruh jajaran sekretariat untuk membiasakan diri membaca, memahami, dan mempelajari berbagai peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebagai Pengawas Pemilihan Umum. Ajakan tersebut disampaikan saat memberikan arahan pada Apel Pagi yang dilaksanakan di Kantor Bawaslu Kabupaten Mamasa, Senin (3/8/2026).
Dalam arahannya, Edison menegaskan bahwa penguasaan terhadap regulasi merupakan salah satu kunci utama dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan pemilu yang profesional, berintegritas, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Menurutnya, setiap pegawai Bawaslu harus memiliki semangat untuk terus belajar agar mampu mengikuti perkembangan regulasi yang selalu mengalami penyempurnaan.
"Rajin membaca aturan-aturan yang berkaitan dengan tupoksi kita sebagai Pengawas Pemilihan Umum akan semakin menambah pengetahuan kita. Pengetahuan tersebut akan senantiasa membantu kita dalam melaksanakan pekerjaan, menyelesaikan permasalahan di lapangan, serta mengambil keputusan yang tepat sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Edison.
Ia menjelaskan bahwa tugas pengawasan pemilu tidak hanya menuntut kemampuan administratif, tetapi juga membutuhkan pemahaman yang baik terhadap berbagai regulasi, mulai dari Undang-Undang, Peraturan Bawaslu, Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU), hingga berbagai pedoman teknis yang menjadi dasar pelaksanaan tugas di setiap tahapan pemilu maupun pemilihan.
Menurut Edison, pemahaman yang baik terhadap regulasi akan meminimalkan kesalahan dalam pelaksanaan tugas, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta memperkuat kredibilitas lembaga. Oleh karena itu, budaya membaca dan belajar harus menjadi kebiasaan yang terus dipelihara oleh seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Mamasa.
Selain mengajak untuk memperbanyak membaca regulasi, Edison juga mendorong seluruh pegawai agar tidak ragu berdiskusi dan saling berbagi pengetahuan terkait aturan-aturan baru maupun perubahan regulasi yang diterbitkan. Dengan demikian, pemahaman seluruh pegawai dapat meningkat secara merata dan tercipta lingkungan kerja yang saling mendukung dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa tantangan penyelenggaraan pengawasan pemilu ke depan akan semakin kompleks. Karena itu, setiap insan Bawaslu dituntut untuk selalu meningkatkan kompetensi, memperkuat integritas, serta menjaga profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas. Menurutnya, pegawai yang memiliki kemampuan dan pemahaman regulasi yang baik akan lebih siap menghadapi berbagai dinamika yang muncul di lapangan.
Melalui momentum Apel Pagi tersebut, Edison berharap semangat belajar tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diterapkan dalam aktivitas kerja sehari-hari. Ia mengajak seluruh jajaran untuk memanfaatkan waktu luang dengan membaca dan mempelajari aturan-aturan yang relevan sehingga setiap tugas dapat dilaksanakan secara efektif, tepat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Penulis dan Foto : Humas Bawaslu
Editor : Humas Bawaslu