Hoaks Jadi Ancaman Demokrasi, Bawaslu Mamasa Gelar Diskusi di Tabulahan
|
Bawaslu Kabupaten Mamasa, – Ketua Bawaslu Kabupaten Mamasa Rustam menggelar Diskusi Konsolidasi Demokrasi bersama Nisan Parroka’, Pimpinan Redaksi Media Pena Sulbar, di Gasebo Rumah Nisan Parroka’, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya disinformasi dan hoaks menjelang tahapan pemilu.
Diskusi tersebut membahas maraknya penyebaran informasi yang tidak benar, khususnya di media sosial, yang kerap muncul pada setiap tahapan pemilu. Hoaks sering banyak beredar melalui akun asli maupun akun palsu, bahkan sering dikemas seolah-olah benar sehingga mudah dipercaya masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut juga dibahas bahwa hoaks sering berisi serangan pribadi terhadap kandidat maupun tim sukses tanpa disertai fakta. Kondisi ini dinilai dapat merusak reputasi, memicu konflik, serta menimbulkan polarisasi di tengah masyarakat.
Selain itu, hoaks dapat berdampak besar bagi masyarakat awam, khususnya di daerah dengan literasi media yang masih terbatas. Informasi yang keliru sering dianggap benar dan dijadikan dasar dalam menentukan pilihan politik, bahkan berpotensi menimbulkan perselisihan di lingkungan masyarakat, bahkan dalam lngkungan keluarga.
Melalui diskusi ini, diharapkan ke depan terdapat regulasi yang lebih jelas terkait penyebaran hoaks di media, khususnya media sosial. Selain itu, diperlukan sosialisasi yang lebih luas kepada masyarakat tentang ciri-ciri berita hoaks, cara memverifikasi informasi, serta dampaknya bagi kehidupan sosial dan demokrasi.
Bawaslu Kabupaten Mamasa juga diharapkan dapat terus bersinergi dengan media lokal, tokoh masyarakat, dan berbagai pihak untuk meningkatkan literasi digital masyarakat demi terciptanya pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.
Penulis dan Foto : Humas Bawaslu
Editor : Humas Bawaslu