Bawaslu Sulbar Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Pengawasan Data Pemilih
|
Bawaslu Kabupaten Mamasa —Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Barat menyelenggarakan kegiatan Evaluasi Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III sekaligus Penguatan Sinergi Pengawasan Partisipatif yang diikuti oleh seluruh Bawaslu kabupaten se-Sulawesi Barat, bertempat di Kabupaten Majene, Minggu (2/11/2025).
Kegiatan strategis ini dilaksanakan sebagai wujud komitmen Bawaslu dalam memperkuat kualitas pengawasan data pemilih serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pengawasan pemilu. Agenda tersebut menjadi momentum penting untuk menyelaraskan strategi, mekanisme kerja, serta meningkatkan koordinasi antar jajaran pengawas pemilu di seluruh tingkatan, khususnya dalam menghadapi dinamika tahapan pemutakhiran data pemilih yang menjadi basis utama dalam penyelenggaraan pemilu yang berintegritas.
Dalam arahannya, Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat, Hamrana Hakim, menegaskan bahwa ketelitian dan konsistensi dalam pengawasan menjadi faktor kunci dalam menjamin keakuratan data pemilih. Menurutnya, pengawasan yang kuat sejak tahap awal merupakan langkah preventif untuk meminimalkan potensi pelanggaran maupun kerawanan pemilu.
“Pemutakhiran data pemilih merupakan fondasi penting dalam proses demokrasi. Ketepatan data pemilih menentukan kualitas Pemilu di daerah kita. Karena itu, seluruh jajaran pengawas wajib menjalankan fungsi pengawasan secara profesional, terukur, dan bermuara pada integritas data pemilih,” tegasnya.
Lebih lanjut, Hamrana Hakim juga menekankan pentingnya uji petik secara berjenjang dan terarah sebagai metode evaluasi untuk memastikan validitas dan keabsahan data pemilih di lapangan. Seluruh peserta kegiatan diminta membawa catatan kritis terkait hasil uji petik PDPB Triwulan III serta role model atau rencana aksi pengawasan partisipatif yang telah maupun akan diimplementasikan di masing-masing kabupaten.
Forum ini sekaligus menjadi ruang diskusi terbuka untuk berbagi pengalaman, best practice, dan inovasi dalam pelaksanaan pengawasan di tingkat daerah, guna memperkaya strategi pengawasan bersama serta memperkuat kualitas demokrasi di Sulawesi Barat.
Selain memperkuat pengawasan teknis terhadap pemutakhiran data pemilih, kegiatan ini juga menempatkan pengembangan pengawasan berbasis partisipasi masyarakat (Parmas) sebagai salah satu prioritas utama. Melalui pelibatan aktif masyarakat, Bawaslu berharap pengawasan pemilu dapat menjadi gerakan kolektif yang memperluas jangkauan pengawasan, meningkatkan transparansi, dan memperkokoh kepercayaan publik terhadap proses pemilu.
Bawaslu Kabupaten Mamasa turut hadir dalam kegiatan ini yang diwakili oleh Adiwijaya, selaku anggota Bawaslu Kabupaten Mamasa. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan aktif serta komitmen Bawaslu Mamasa dalam menjalankan fungsi pengawasan secara optimal dan kolaboratif sebagaimana arahan Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat.
Penulis dan Foto : Humas
Editor : Humas
