Aroma Nilam dan Semangat Demokrasi Bersih Tanpa Politik Uang
|
Bawaslu Kabupaten Mamasa — Anggota Bawaslu Kabupaten Mamasa, Adiwijaya, melaksanakan kegiatan Diskusi Konsolidasi Demokrasi bersama masyarakat sipil Kabupaten Mamasa yang berlangsung di Penyulingan Nilam, Desa Uhailanu, Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan partisipasi masyarakat dalam pencegahan praktik politik uang yang berpotensi merusak kualitas demokrasi.
Dalam diskusi tersebut, Adiwijaya menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga integritas proses demokrasi. Ia menyampaikan bahwa politik uang merupakan salah satu tantangan besar dalam penyelenggaraan pemilu dan pemilihan, sehingga diperlukan kolaborasi antara penyelenggara, partai politik, dan masyarakat sipil untuk mencegah praktik tersebut sejak dini.
Hasil dari diskusi konsolidasi demokrasi tersebut menghasilkan beberapa poin tindak lanjut, di antaranya:
Peranan partai politik dinilai sangat penting untuk memberikan edukasi kepada kader dan simpatisannya mengenai bahaya politik uang yang dapat mencederai kehidupan berbangsa dan bernegara.
Diperlukan peningkatan kesadaran masyarakat agar berani melaporkan kepada Bawaslu apabila menemukan praktik politik uang yang dilakukan oleh peserta pemilihan.
Masyarakat diajak untuk terus menumbuhkan semangat dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai landasan menjaga demokrasi yang bersih dan bermartabat.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi antara masyarakat sipil dan Bawaslu dalam mencegah praktik politik uang, sekaligus mendorong terwujudnya kehidupan demokrasi yang bersih, transparan, dan bertanggung jawab di Kabupaten Mamasa.
Penulis dan Foto : Humas Bawaslu
Editor : Humas Bawaslu