40 Peserta dari Kabupaten Mamasa Ikuti Pre Test untuk Demokrasi
|
Bawaslu Kabupaten Mamasa -Sebanyak 40 peserta yang berasal dari Kabupaten Mamasa, terdiri atas 25 laki-laki dan 15 perempuan, ambil bagian dalam kegiatan Pre Test Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting pada Jumat, 24 Oktober 2025.
Kegiatan ini merupakan tahapan awal dalam rangkaian proses Pendidikan Pengawas Partisipatif yang digagas oleh Bawaslu RI. Tujuan pelaksanaan pre test ini ialah untuk mengidentifikasi sejauh mana pemahaman awal peserta terhadap prinsip-prinsip pengawasan pemilu, serta memperkenalkan nilai-nilai demokrasi yang akan menjadi dasar pembelajaran pada tahap berikutnya. Melalui evaluasi ini, peserta diukur kemampuannya dalam memahami asas-asas pemilu yang Luber dan Jurdil (langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil), serta pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawal integritas proses demokrasi.
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kabupaten Mamasa, Adiwijaya, menyampaikan apresiasi tinggi atas semangat dan kesungguhan para peserta dalam mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa tingginya partisipasi masyarakat Mamasa mencerminkan meningkatnya kesadaran publik terhadap pentingnya peran warga dalam pengawasan pemilu yang akuntabel dan transparan.
“Kami memberikan apresiasi yang besar kepada para peserta dari Kabupaten Mamasa yang telah mengikuti kegiatan ini dengan penuh komitmen. Partisipasi masyarakat merupakan elemen penting dalam menjaga kemurnian demokrasi. Kami berharap para peserta mampu menjadi mitra Bawaslu yang aktif dalam memastikan pelaksanaan pemilu berjalan secara jujur, adil, dan profesional,” ujar Adiwijaya.
Lebih lanjut, Adiwijaya menambahkan bahwa program Pendidikan Pengawas Partisipatif bukan hanya dimaksudkan untuk memberikan pemahaman teknis tentang pengawasan pemilu, tetapi juga sebagai wadah pembentukan karakter, integritas, dan kepekaan sosial bagi masyarakat agar mampu menjadi penggerak dalam menjaga nilai-nilai demokrasi.
Dengan adanya kegiatan pre test ini, diharapkan akan lahir para pengawas partisipatif yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan komitmen moral dalam mengawal setiap tahapan pemilu. Melalui kolaborasi antara Bawaslu dan masyarakat, diharapkan pula tercipta penyelenggaraan pemilu di Kabupaten Mamasa yang berkualitas, berintegritas, serta mencerminkan semangat demokrasi yang sejati.
Penulis dan Foto : Humas
Editor : Humas